Gallery

Sejarah Perkembangan Ekonomi 3

Frederic Bastiat (1801-1850)

  • Kehidupan personal Bastiat berjalan tragis. Dia menjalani hidup dengan kesehatan yang buruk, hanya bisa bertahan selama 49 thn. Dia mempunyai paru-paru yang lemah.
  • Dia lahir pada 1801 di Bayonne, sebelah selatan Perancis.
  • Bastiat adalah anak tuan tanah dan pedagang yang berbisnis di Spanyol. Ibunya meninggal saat Bastiat berusia 7 thn, dan 2 thn kemudian ayahnya meninggal.
  • Dia dibesarkan oleh bibinya, dan bekerja untuk pamannya di Bayonne pada usia 17 thn. Kemudian dia berusaha membuka usaha pertanian sendiri tetapi usahanya gagal.
  • Akhirnya dia berpaling kepada sesuatu yang dia sukai yakni buku dan ide. Sarjana desa ini adalah penganut Katholik dan dia menikah pada akhir 1820-an.
  • Seperti Adam Smith, Bastiat besar di kota pelabuhan yang sangat mempengaruhi keyakinannya.
  • Dia pernah mengikuti perang Napoleon dan Bastiat menyaksikan langsung efek dari control pemerintah dan kontrol tarif di Bayonne.
  • Di bawah pengaruh Smith dan Say keburukan kebijakan tarif menjadi fokus Bastiat. Bastiat mendukung Revolusi 1830 menentang Charles X dan penyelewengan kaum Bourbon.
  • Perjuangan demi kebebasan ekonomi dan politik masih menjadi perjuangan utama bagi Bastiat dan pengikut Say. Untuk menjaga warisan Say , Bastiat mulai menulis tentang perdagangan bebas.
  • Dia pindah ke Paris dan mulai membentuk asosiasi perdagangan bebas di seluruh negara, dengan meniru kaum reformis perdagangan di Inggris.
  • Dia memublikasikan libre echange, sebuah jurnal perdagangan bebas.
  • Pada thn yang sama dia menulis fabelnya yang paling terkenal “The Petition of the Candlemakers”, sebuah satire bagi kaum proteksionis.
  • Bastiat terpilih menjadi anggota Majelis Nasional dan menjadi wakil presiden komite keuangan majelis.
  • Dia dikenang sebagai sosok kurus dan bungkuk yang duduk di sebelah kiri, tempat kaum liberal dan radikal berada, sedangkan kaum konservatif berada di sebelah kanan.
  • Dia penuh semangat menentang kebijakan sosialis dan komunis dan dia merasa lebih nyaman duduk di sebelah kiri.
  • Dia juga membantah kaum sosialis yang tertutup, menentang pembubaran serikat perdagangan atau deklarasi undang-undang darurat.
  • The New Palgrave menggap Bastiat adalah “tak tertandingi dalam hal mengungkapkan kepalsuan”.
  • Bastiat meninggal pada 1850 pada usia 49 thn karena tuberkulosisi sesudah dia menenrbitkan dua karya utama, Economic Harmonies dan The Law.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s