Gallery

Sejarah Perkembangan Ekonomi 6

John Stuart Mill (1806-1873)

  • J.S. Mill lahir di Pentonville, London tgl 20 mei 1806. Dia adalah anak siling dari filosof, ekonom, dan sejarawan Skotlandia yang bernama James Mill.
  • Mill dididik oleh ayahnya dengan bantuan dan nasihat Jeremy Bentham dan Francis Plate.
  • Mill telah dididik oleh ayahnya dengan disiplin yang sangat luar biasa tinggi dan dilindungi oleh ayahnya dari anak-anak yang lebih tua darinya.
  • Ayahnya pengikut Bentham dan juga pengikut perkumpulan yang mempunyai tujuan tegas dalam menciptakan intelektual yang jenius, yang akan membawa tujuan dari kelompok paham utilitarian setelah ayahnya James Mill dan Bentham meninggal.
  • Prestasinya sebagai seorang anak yang luar biasa tinggi Pada usia 3 thn  Mill telah diajarkan alphabet dan bahasa Yunani, kemudia mengumpulkan kata-kata Yunani tersebut untuk diterjemahkan dalam bahasa Inggris secara seksama.
  • Pada umur 8 thn dai telah membaca dongeng Aesop’s Anabasis Xenophone dan seluruh karya Herodotus.
  • Dia juga telah diperkenalkan karya Lucian, drogenes Laertius, Isokrat, dan 6 dialog dari Plato. Ia juga membaca mengenai sejarah Inggris dan Aritmatika.
  • Pada usia 8 thn Mill juga mulai belajar bahasa Latin, Euclid, Algebra, dan ia juga ditetapkan sebagai anak termuda di sekolahnya.
  • Pada usia 10 thn dia dapat membaca buku karangan Plato dan Demonsthenes secara-secara sembunyi.
  • Pada usia 12 thn dia mulai belajar secara cermat mata pelajaran logika, dan pada yang bersamaan juga dia membaca risalah logika Aristoteles dengan bahasa aslinya.
  • Bahkan pada usia 13 thn ia sudah bisa mengoreksi buku “Elements of Political Economy” yang ditulis ayahnya.
  • Di usia 16 thn Mill telah mengorganisasi sebuah perkumpulan yang disebut “Utilitarian Society”.
  • Pada usia 17 thn Mill mendirikan “The Westmister Review” dengan ayah angkatnya Jeremy Bentham berupa surat kabar tentang filosofi Radikal.
  • Pembelajaran yang intensif ini, bagaimanapun mempunyai efek yang membahayakan kesehatan mental Mill.
  • Pada usia 21 thn, dia jatuh sakit yang cukup parah akibat terlalu banyak belajar. Seprti yang diterangkan dalam autobiografi J.S. mill mengalami depresi/gangguan syaraf.
  • Hal itu dikarenakan oleh kesulitannya secara fisik dan mental saat belajar dimana dia tertekan pada perasaan atau spiritualnya.
  • Dia kembali pada kebiasannya pada masa anak-anak. Namun depresi ini akhirnya mulai menghilang sejalan ia melarikan dirinya ke dunia musik dan puisi,
  • Puisi yang dia temukan untuk menghiburnya adalah puisi milik William Wordsworth.
  • Dari kekuatannya untuk menghibur hatinya Mill bisa sembuh dan ia juga berkata bahwa “Lamunan yang secara berangsur-angsur telah berakhir”.
  • Setlah itu Mill bekerja di perusahaan British East India, tetapi dia juga penganut paham liberal dan menjadi anggota parlemen.
  • Mill menganjurkan untuk meringankan beban dari pihak Irlandia dengan pasar pekerjaan.
  • Dalam Konsiderasi Pemerintahan Representatif Mill dissebut pemersatu bermacam-macam parlemen dan voting khususnya perwakilan berimbang dan perpanjangan hak pilih.
  • Pada 1851 J.S. Mill menikahi Harriet  Taylor setelah 21 thn menjadi sahabat.
  • Taylor mempunyai pengaruh yang sigifikan pada pekerjaan dan ide-ide Mill selama keduanya masih bersahabat sampai menikah.
  • Hubungan persahabatannya dengan Harriet Taylor menjadi inspirasi Mill dalam mendukung hak perempuan.
  • Bukunya yaitu “On Liberty” berisi pernyataan ringkas tentang individualis manusia yang paling fasih, paling signifikan, dan paling berpengaruh.
  • Dia hanya mengatakan adanya kebebasan yang negative dalam “On Liberty”, yaitu suatu konsep yang dikemukan dan diberi nama oleh Isaiah Berlin.
  • Mill dikenal sebagai penulis yang sangat berbakat, reputasinya sebagai penulis yang sangat berbakat diakui sewaktu ia menerbitkan bukunya yang pertama, A Sistem of Logic thn 1843.
  • Buku kedua On Liberty terbit thn 1859. Dua bukunya yang lain, yang dikenal lebih luas adalah Essay on Some Unsettled Question on Political Economy terbit thn 1844 dan Principles of Political Economy With Some of Their Aplications to Social Philosophy thn 1848.
  • Dalam buku Principles of Political Economy Mill mengatakan tidak ada teori yang orisinil dari pemikirannya sendiri. Akan tetapi tampaknya dia terlalu merendah. Hal itu disebabkan konsep return of scale adalah orisnil dari Mill.
  • Mill juga orang pertama yang mengemukakan ide tentang konsep elastisitas permintaan, yang kemudian dikembang lebih lanjut oleh Marshall.
  • Di tangan Mill, individualisme tidak lagi tampil kasar dan kaku. Sebagai sesame kaum klasik, Mill menentang pihak-pihak yang menuduh paham laissez faire sebagai “ilmu yang menyedihkan dan muram” dan menuduh teori upah Ricardo sebagai “teori upah besi”.
  • Mill juga tidak terlalu kaku dengan campur tangan pemerintah. Dengan begitu tiap aktivitas ekonomi dapat diarahkan pada yang lebih baik dan lebih pantas.
  • Mill merekomendasikan legislasi untuk melindungi buruh, anak-anak dan memperbaiki kondisi hidup dan kerja yang tidak dapat ditoleransi.
  • J.S. Mill dalam buku-buku ajar tentang pemikiran ekonomi selalu dimasukkan ke dalam aliran klasik walaupun di akhir hayatnya ia menyebutkan dirinya sendiri “sosialis”.
  • Pada 1873 Mill meninggal karena demam dan pembengkakan kulit pada usia 67 thn. Dia dimakamkan di sebelah Harriet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s